Minggu, Desember 06, 2009

PESAN MAULANA SA’AD

Kerja Dakwah dibuat dengan 2 perkara :

1. Yakin yang benar

2. Istimaiyat kerja

1. Yakin yang benar ada 2 :

1. Yakin bahwasannya dengan kerja dakwah ini saja yang bisa menyelesaikan masalah-masalah akherat.

2. Yakin bahwasannya dengan kerja ini saja yang bisa menyelamatkan kita dari kerugian-kerugian baik kerugian dunia maupun kerugian akherat.

2. Istimaiyat kerja ada 4 :

1. Dakwah dengan kasih sayang dan lemah lembut

2. Pemaaf

3. Bermusyawarah

4. Istikhlas (tidak ragu-ragu)

Kenapa dunia rusak ?

1. Karena wanitanya rusak, kenapa wanita rusak ?

2. Karena laki-lakinya rusak, kenapa laki-laki rusak ?

3. Karena laki-laki tidak keluar dijalan Allah SWT ?

Kenapa umat rusak ?

1. Tinggalkan dakwah

2. Ada dakwah tapi tidak cara Rasulallah SAW

Tiga perkara yang membuat wanita rusak :

1. Karkun suka makan yang banyak-banyak

2. Karkun suka pakaian yang banyak-banyak

3. Karkun suka buat rumah yang besar-besar

Sehingga wanitanya sibuk memasak, mencuci, membersihkan rumah sehingga lupa untuk berdakwah ,taklim, zikir ibadah, dan mendidik anak secara sunnah.

Kenapa karkun macet :

1. Keletihan / kecapaian.

2. Tersakiti hatinya

Kenapa dakwah terhambat :

1. Karkun kaya takut miskin

2. Karkun miskin ingin kaya

Kenapa karkun rusak :

1. Tidak jaga nisab

2. Tidak buat maqomi

Kenapa karkun dingin :

1. Waktu keluar tidak niat islah diri

2. Waktu pulang tidak jadikan dakwah maksud hidup

Kenapa umat merugi :

1. Tidak paham target hidup

2. Tidak paham maksud hidup

Kenapa karkun lemah , karena waktu keluar tidak tertib


from: palembangopensuse on 1st January 2009

Posted in Muzakaroh Dokumentasi Penulis Waktu 4 bln

Minggu, Agustus 30, 2009

Kado Untuk Istri Tercinta

Catatan berikut aku dapatkan dari seorang teman/seorang awalun yg sudah lama korban...

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

KADO UNTUK ISTRI TERCINTA
-----------------------------------

Kewajiban Manusia Kepada Allah SWT

Salah satu maksud diciptakannya jin dan manusia oleh Allah di muka bumi ini adalah untuk menyempurnakan ibadah kepada-Nya. Kewajiban beribadah ini ditujukan kepada seluruh manusia yang sudah dewasa baik laki-laki maupun perempuan.

Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah (menyembah) pada-Ku”
(Q.S. Adz-Dzariyat 51 : 56)

Shalat adalah ibadah yang terpenting selepas seseorang beriman, sehingga kedudukan shalat ini ibarat kepala pada badan manusia, dan shalat merupakan amal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat.


Shalatnya Kaum Wanita

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra. bahwa Raulullah saw. bersabda:
"Apabila seorang perempuan melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat pada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan."

Shalatnya kaum wanita berbeda dengan kaum laki-laki, kaum wanita tidak diperintahkan shalat berjamaah di masjid seperti kaum laki-laki. Tetapi bagi kaum wanita lebih utama mengerjakan shalatnya di dalam rumahnya sendiri daripada shalatnya dengan berjamaah walaupun di Masjid Nabawi di belakang Rasulullah saw.

Diriwayatkan dari Ummu Humaid istri Abu Humaid as-Saa'idiy r.ha, sesungguhnya ia pernah datang kepada Nabi saw. dan berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya suka shalat bersama engkau." Nabi saw. menjawab, "Aku tahu bahwa engkau memang suka shalat bersamaku. Akan tetapi shalatmu di tempat tidurmu lebih baik daripada shalatmu di kamarmu, shalatmu di kamarmu lebih baik daripada shalatmu di ruang tengah rumahmu, shalatmu di ruangan rumahmu lebih baik daripada shalatmu di masjid jami kaummu dan shalatmu di masjid kummu lebih baik daripada shalatmu di masjidku (Masjid Nabawi)." Berkata Abu Humaid "Lalu istriku menyuruhku membuatkan tempat khusus untuk shalat, lalu dibuatkan untuknya tempat shalat di suatu sudut yang gelap dalam rumahnya. Dan ia senantiasa melakukan shalat di tempat itu hingga menemui ajalnya." (HR. Ahmad, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban - at-Targhib wat-targhib Jilid I hal 225)

Dari Ummu Salamah r.ha dari Rasulullah saw., beliau bersabda:
"Sebaik-baik masjid (tempat shalat) wanita adalah di sudut gelap dalam rumahnya." (HR. Ahmad, Thabrani, Ibnu Khuzaimah, dan Hakim - at-Targhib wat-targhib Jilid I hal 226)
Dalam hadist lainnya Rasulullah saw. bersabda "Seorang wanita lebih dekat dengan rahmat Allah apabila ia tidak sering keluar rumah dan shalatnya wanita di rumahnya lebih utama daripada shalatnya di masjid."

Batasan Aurat Bagi Seorang Wanita Shalihah
...bersambung

4:46 pm 3-Dec-09

Batasan Aurat Bagi Seorang Wanita Shalihah

Setiap anggota badan seorang perempuan yang haram dilihat oleh laki-laki lain, maka, haram juga bagi perempuan melihat hal yang sama pada laki-laki. Karena itu wajib bagi wanita menutup seluruh tubuhnya dari pandangan laki-laki lain.

Adapun suami, naka ia boleh melihat keseluruhan anggota badan isterinya dan budak perempuannya selain farji, kecuali jika ada keperluan penting. Melihat farji isteri tanpa keperluan yang penting hukumnya makruh.

Dari Abu Musa r.a, Rasullullah saw. bersabda:
Kullu 'ainin zaaniyatun walmar-atu idza....

"Setiap mata (bisa menjadi sebab) seseotang berzina. Dan seorang wanita apabila memakai wewangian kemudian lewat di depan majelis (kaum laki-laki), maka wanita itu telah berbuat begini-begini, yakni berzina. (Sebab laki-laki yang melihatnya dapat tertarik syahwatnya dan timbul pikiran yang macam-macam)."


Allah SWT berfirman:

Walaa taqrabuz zinaa innahuu kaana faahisyatan....

"Dan janganlah kamu sekalian mendekati zina, karena sesungguhnya (mendekati perbuatan zina itu) adalah perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan. (QS. Al-Isra: 32)

Semua anak cucu Adam as. pasti pernah berbuat (mendekati) zina yang masing-masing kadarnya berbeda. Hal ini sesuai dengan sabda Rasullullah saw. :

Kutiba 'alaa ibni Aadama nashiibuhuu minazzinaa....

"Telah ditetapkan atas anak cucu Adam bagiannya dari perbuatan zina yang hal itu tidak bisa tidak. Dua mata zinanya dengan melihat (barang yang dilarang/haram), dua telinga zinanya dengan mendengarkan (hal
yang dilarang/haram), lidah zinanya dengan pembicaraan (yang kotor), tangan zinanya dengan memegang (menyentuh sesuatu yang haram), kaki zinanya dengan berjalan (menuju perbuatan maksiat), dan hati zinanya dengan mengkhayal dang berangan-angan (terhadap kemaksiatan). Sedang semua itu dibenarkan atau dibohongkan oleh farji."

Berzina

Perbuatan zina yang dilakukan oleh manusia adakalanya dengan nyata (yakni dengan bertemunya dua kelamin laki-laki dan perempuan), dan ada yang tidak nyata (misalnya dengan menggunjing, mendengarkan pembicaraan kotor, berjalan menuju gedung bioskop, tangan memegang yang haram dsb.)

Hal yang diperbolehkan dan batasan-batasan melihat aurat seorang wanita

Diperbolehkan melihat anggota tubuh wanita dengan tujuan akan dinikahi, itu pun terbatas pada wajah dan telapak tangannya saja bagi perempuan merdeka. Sedangkan budak (hamba sahaya) boleh dilihat seluruh tubuhnya kecuali pusar hingga lutut.

bersambung....



Rabu, Juni 10, 2009

WAHYU TERAKHIR KEPADA RASULULLAH SAW

WAHYU TERAKHIR KEPADA RASULULLAH SAW

Diriwayatkan bahwa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan pada sesudah waktu asar yaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan [Wada'].

Pada masa itu Rasulullah SAW berada di Arafah di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah SAW tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW bersandar pada unta beliau, dan unta beliau pun duduk perlahan-lahan. Setelah itu turun malaikat Jibril AS dan berkata:

"Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah disempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan demikian juga apa yang terlarang olehnya. Oleh itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu kepada mereka bahwa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu."

Setelah Malaikat Jibril AS pergi maka Rasulullah SAW pun berangkat ke Mekah dan terus pergi ke Madinah.Setelah Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabat beliau, maka Rasulullah SAW pun menceritakan apa yang telah diberitahu oleh malaikat Jibril AS. Apabila para sahabat mendengar hal yang demikian maka mereka pun gembira sambil berkata:

"Agama kita telah sempurna. Agama kila telah sempurna."

Apabila Abu Bakar ra. mendengar keterangan Rasulullah SAW itu, maka ia tidak dapat menahan kesedihannya maka ia pun kembali ke rumah lalu mengunci pintu dan menangis sekuat-kuatnya. Abu Bakar ra. menangis dari pagi hingga ke malam. Kisah tentang Abu Bakar ra. menangis telah sampai kepada para sahabat yang lain, maka berkumpullah para sahabat di depan rumah Abu Bakar ra. dan mereka berkata: "Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis sehingga begini sekali keadaanmu? Seharusnya kamu merasa gembira sebab agama kita telah sempuma." Mendengarkan pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar ra. pun berkata, "Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kamu tahu bahwa apabila sesualu perkara itu telah sempuma maka akan kelihatanlah akan kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahwa ia menunjukkan perpisahan kita dengan Rasulullah SAW. Hasan dan Husin menjadi yatim dan para isteri nabi menjadi janda."

Selelah mereka mendengar penjelasan dari Abu Bakar ra. maka sadarlah mereka akan kebenaran kata-kata Abu Bakar ra., lalu mereka menangis dengan sekuat-kuatnya. Tangisan mereka telah didengar oleh para sahabat yang lain, maka mereka pun terus memberitahu Rasulullah SAW tentang apa yang mereka lihat itu. Berkata salah seorang dari para sahabat, "Ya Rasulullah SAW, kami baru kembali dari rumah Abu Bakar ra. dan kami dapati banyak orang menangis dengan suara yang kuat di depan rumah beliau." Apabila Rasulullah SAW mendengar keterangan dari para sahabat, maka berubahlah muka Rasulullah SAW dan dengan bergegas beliau menuju ke rumah Abu Bakar ra.. Setelah Rasulullah SAW sampai di rumah Abu Bakar ra. maka Rasulullah SAW melihat kesemua mereka yang menangis dan bertanya, "Wahai para sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?." Kemudian Ali ra. berkata, "Ya Rasulullah SAW, Abu Bakar ra. mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahwa waktu wafatmu telah dekat. Adakah ini benar ya Rasulullah?." Lalu Rasulullah SAW berkata: "Semua yang dikatakan oleh Abu Bakar ra. adalah benar, dan sesungguhnya waktu untuk aku meninggalkan kamu semua telah dekat".

Setelah Abu Bakar ra. mendengar pengakuan Rasulullah SAW, maka ia pun menangis sekuat tenaganya sehingga ia jatuh pingsan. Sementara 'Ukasyah ra. berkata kepada Rasulullah SAW, 'Ya Rasulullah, waktu itu saya anda pukul pada tulang rusuk saya. Oleh itu saya hendak tahu apakah anda sengaja memukul saya atau hendak memukul unta baginda." Rasulullah SAW berkata: "Wahai 'Ukasyah, Rasulullah SAW sengaja memukul kamu." Kemudian Rasulullah SAW berkata kepada Bilal ra., "Wahai Bilal, kamu pergi ke rumah Fathimah dan ambilkan tongkatku ke mari." Bilal keluar dari masjid menuju ke rumah Fathimah sambil meletakkan tangannya di atas kepala dengan berkata, "Rasulullah telah menyediakan dirinya untuk dibalas [diqishash]."

Setelah Bilal sampai di rumah Fathimah maka Bilal pun memberi salam dan mengetuk pintu. Kemudian Fathimah ra. menyahut dengan berkata: "Siapakah di pintu?." Lalu Bilal ra. berkata: "Saya Bilal, saya telah diperintahkan oleh Rasulullah SAW unluk mengambil tongkat beliau."Kemudian Fathimah ra. berkata: "Wahai Bilal, untuk apa ayahku minta tongkatnya." Berkata Bilal ra.: "Wahai Fathimah, Rasulullah SAW telah menyediakan dirinya untuk diqishash." Bertanya Fathimah ra. lagi: "Wahai Bilal, siapakah manusia yang sampai hatinya untuk menqishash Rasulullah SAW?" Bilal ra. tidak menjawab perlanyaan Fathimah ra., Setelah Fathimah ra. memberikan tongkat tersebut, maka Bilal pun membawa tongkat itu kepada Rasulullah SAW Setelah Rasulullah SAW menerima tongkat tersebut dari Bilal ra. maka beliau pun menyerahkan kepada 'Ukasyah.

Melihatkan hal yang demikian maka Abu Bakar ra. dan Umar ra. tampil ke depan sambil berkata: "Wahai 'Ukasyah, janganlah kamu qishash baginda SAW tetapi kamu qishashlah kami berdua." Apabila Rasulullah SAW mendengar kata-kata Abu Bakar ra. dan Umar ra. maka dengan segera beliau berkata: "Wahai Abu Bakar, Umar dudukiah kamu berdua, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatnya untuk kamu berdua." Kemudian Ali ra. bangun, lalu berkata, "Wahai 'Ukasyah! Aku adalah orang yang senantiasa berada di samping Rasulullah SAW oleh itu kamu pukullah aku dan janganlah kamu menqishash Rasulullah SAW" Lalu Rasultillah SAW berkata, "Wahai Ali duduklah kamu, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatmu dan mengetahui isi hatimu." Setelah itu Hasan dan Husin bangun dengan berkata: "Wahai 'Ukasyah, bukankah kamu tidak tahu bahwa kami ini adalah cucu Rasulullah SAW, kalau kamu menqishash kami sama dengan kamu menqishash Rasulullah SAW" Mendengar kata-kata cucunya Rasulullah SAW pun berkata, "Wahai buah hatiku duduklah kamu berdua." Berkata Rasulullah SAW "Wahai 'Ukasyah pukullah saya kalau kamu hendak memukul."

Kemudian 'Ukasyah berkata: "Ya Rasulullah SAW, anda telah memukul saya sewaktu saya tidak memakai baju." Maka Rasulullah SAW pun membuka baju. Setelah Rasulullah SAW membuka baju maka menangislah semua yang hadir. Setelah 'Ukasyah melihat tubuh Rasulullah SAW maka ia pun mencium beliau dan berkata, "Saya tebus anda dengan jiwa saya ya Rasulullah SAW, siapakah yang sanggup memukul anda. Saya melakukan begini adalah sebab saya ingin menyentuh badan anda yang dimuliakan oleh Allah SWT dengan badan saya. Dan Allah SWT menjaga saya dari neraka dengan kehormatanmu." Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Dengarlah kamu sekalian, sekiranya kamu hendak melihat ahli syurga, inilah orangnya." Kemudian semua para jemaah bersalam-salaman atas kegembiraan mereka terhadap peristiwa yang sangat genting itu. Setelah itu para jemaah pun berkata, "Wahai 'Ukasyah, inilah keuntungan yang paling besar bagimu, engkau telah memperolehi derajat yang tinggi dan bertemankan Rasulullah SAW di dalam syurga."

Apabila ajal Rasulullah SAW makin dekat maka beliau pun memanggil para sahabat ke rumah Aisyah ra. dan beliau berkata: "Selamat datang kamu semua semoga Allah SWT mengasihi kamu semua, saya berwasiat kepada kamu semua agar kamu semua bertaqwa kepada Allah SWT dan mentaati segala perintahnya. Sesungguhnya hari perpisahan antara saya dengan kamu semua hampir dekat, dan dekat pula saat kembalinya seorang hamba kepada Allah SWT dan menempatkannya di syurga. Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadhl bin Abbas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya. Setelah itu kamu kafanilah aku dengan pakaianku sendiri apabila kamu semua menghendaki, atau kafanilah aku dengan kain yaman yang putih. Apabila kamu memandikan aku, maka hendaklah kamu letakkan aku di atas balai tempat tidurku dalam rumahku ini. Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan aku. Pertama yang akan menshalatkan aku ialah Allah SWT, kemudian yang akan menshalat aku ialah Jibril AS, kemudian diikuti oleh malaikat Israfil, malaikat Mikail, dan yang akhir sekali malaikat lzrail berserta dengan semua para pembantunya. Setelah itu baru kamu semua masuk bergantian secara berkelompok bershalat ke atasku."

Setelah para sahabat mendengar ucapan yang sungguh menyayat hati itu maka mereka pun menangis dengan nada yang keras dan berkata, "Ya Rasulullah SAW anda adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami dan untuk semua, yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam penemuan kami dan sebagai penguasa yang menguruskan perkara kami. Apabila anda sudah tiada nanti kepada siapakah akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?." Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Dengarlah para sahabatku, aku tinggalkan kepada kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang, dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua dua penasihat yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja. Yang pandai bicara itu ialah Al-Quran dan yang diam itu ialah maut. Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit di antara kamu, maka hendaklah kamu semua kembali kepada Al-Quran dan Hadis-ku dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutkan dia dengan mengambil pelajaran dari mati."

Setelah Rasulullah SAW berkata demikian, maka sakit Rasulullah SAW bermula. Dalam bulan safar Rasulullah SAW sakit selama 18 hari dan sering diziaiahi oleh para sahabat. Dalam sebuah kitab diterangkan bahwa Rasulullah SAW diutus pada hari Senin dan wafat pada hari Senin. Pada hari Senin penyakit Rasulullah SAW bertambah berat, setelah Bilal ra. menyelesaikan azan subuh, maka Bilal ra. pun pergi ke rumah Rasulullah SAW. Sesampainya Bilal ra. di rumah Rasulullah SAW maka Bilal ra. pun memberi salam, "Assalaarnualaika ya rasulullah." Lalu dijawab oleh Fathimah ra., "Rasulullah SAW masih sibuk dengan urusan beliau." Setelah Bilal ra. mendengar penjelasan dari Fathimah ra. maka Bilal ra. pun kembali ke masjid tanpa memahami kata-kata Fathimah ra. itu. Apabila waktu subuh hampir hendak lupus, lalu Bilal pergi sekali lagi ke rumah Rasulullah SAW dan memberi salam seperti permulaan tadi, kali ini salam Bilal ra. telah di dengar oleh Rasulullah SAW dan baginda berkata, "Masuklah wahai Bilal, sesungguhnya penyakitku ini semakin berat, oleh itu kamu suruhlah Abu Bakar mengimamkan shalat subuh berjemaah dengan mereka yang hadir." Setelah mendengar kata-kata Rasulullah SAW maka Bilal ra. pun berjalan menuju ke masjid sambil meletakkan tangan di atas kepala dengan berkata: "Aduh musibah."

Setelah Bilal ra. sarnpai di masjid maka Bilal ra. pun memberitahu Abu Bakar tentang apa yang telah Rasulullah SAW katakan kepadanya. Abu Bakar ra. tidak dapat menahan dirinya apabila ia melihat mimbar kosong maka dengan suara yang keras Abu Bakar ra. menangis sehingga ia jatuh pingsan. Melihatkan peristiwa ini maka riuh rendah tangisan sahabat dalam masjid, sehingga Rasulullah SAW bertanya kepada Fathimah ra.; "Wahai Fathimah apakah yang telah berlaku?." Maka Fathimah ra. pun berkata: "Kekecohan kaum muslimin, sebab anda tidak pergi ke masjid." Kemudian Rasulullah SAW memanggil Ali ra. dan Fadhl bin Abas ra., lalu Rasulullah SAW bersandar kepada kedua mereka dan terus pergi ke masjid. Setelah Rasulullah SAW sampai di masjid maka beliau pun bershalat subuh bersama dengan para jemaah.

Setelah selesai shalat subuh maka Rasulullah SAW pun berkata, "Wahai kaum muslimin, kamu semua senantiasa dalam pertolongan dan pemeliharaan Allah, oleh itu hendaklah kamu semua bertaqwa kepada Allah SWT dan mengerjakan segala perintahnya. Sesungguhnya aku akan meninggalkan dunia ini dan kamu semua, dan hari ini adalah hari pertama aku di akhirat dan hari terakhir aku di dunia." Setelah berkata demikian maka Rasulullah SAW pun pulang ke rumah beliau. Kemudian Allah SWT mewahyukan kepada malaikat lzrail AS, "Wahai lzrail, pergilah kamu kepada kekasihku dengan sebaik-baik rupa, dan apabila kamu hendak mencabut ruhnya maka hendaklah kamu melakukan dengan cara yang paling lembut sekali. Apabila kamu pergi ke rumahnya maka minta izinlah lerlebih dahulu, kalau ia izinkan kamu masuk, maka masukiah kamu ke rumahnya dan kalau ia tidak mengizinkan kamu masuk maka hendaklah kamu kembali padaku."

Setelah malaikat lzrail mendapat perintah dari Allah SWT maka malaikal lzrail pun turun dengan menyerupai orang Arab Badwi. Setelah malaikat lzrail sampai di depan rumah Rasulullah SAW maka ia pun memberi salam, "Assalaamu alaikum yaa ahla baitin nubuwwati wa ma danir risaalati a adkhulu?" (Mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kamu semua sekalian, wahai penghuni rumah nabi dan sumber risaalah, bolehkan saya masuk?) Apabila Fathimah mendengar orang memberi salam maka ia-pun berkata; "Wahai hamba Allah, Rasulullah SAW sedang sibuk sebab sakitnya yang semakin berat." Kemudian malaikat lzrail berkata lagi seperti dipermulaannya, dan kali ini seruan malaikat itu telah didengar oleh Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW bertanya kepada Fathimah ra., "Wahai Fathimah, siapakah di depan pintu itu." Maka Fathimah ra. pun berkata, "Ya Rasulullah, ada seorang Arab badwi memanggil mu, dan aku telah katakan kepadanya bahwa anda sedang sibuk sebab sakit, sebaliknya dia memandang saya dengan tajam sehingga terasa menggigil badan saya." Kemudian Rasulullah SAW berkata; "Wahai Fathimah, tahukah kamu siapakah orang itu?." Jawab Fathimah,"Tidak ayah." "Dia adalah malaikat lzrail, malaikat yang akan memutuskan segala macam nafsu syahwat yang memisahkan perkumpulan-perkumpulan dan yang memusnahkan semua rumah serta meramaikan kubur." Fathimah ra. tidak dapat menahan air matanya lagi setelah mengetahui bahwa saat perpisahan dengan ayahandanya akan berakhir, dia menangis sepuas-puasnya. Apabila Rasulullah SAW mendengar tangisan Falimah ra. maka beliau pun berkata: "Janganlah kamu menangis wahai Fathimah, engkaulah orang yang pertama dalam keluargaku akan bertemu dengan aku." Kemudian Rasulullah SAW pun mengizinkan malaikat lzrail masuk. Maka malaikat lzrail pun masuk dengan mengucap, "Assalamuaalaikum ya Rasulullah." Lalu Rasulullah SAW menjawab: "Wa alaikas saalamu, wahai lzrail engkau datang menziarahi aku atau untuk mencabut ruhku?" Maka berkata malaikat lzrail: "Kedatangan saya adalah untuk menziarahimu dan untuk mencabut ruhmu, itupun kalau engkau izinkan, kalau engkau tidak izinkan maka aku akan kembali." Berkata Rasulullah SAW, "Wahai lzrail, di manakah kamu tinggalkan Jibril?" Berkata lzrail: "Saya tinggalkan Jibril di langit dunia, para malaikat sedang memuliakan dia." Tidak beberapa lama kemudian Jibril AS pun turun dan duduk di dekat kepala Rasulullah SAW.

Apabila Rasulullah SAW melihat kedatangan Jibril AS maka Rasulullah SAW pun berkata: "Wahai Jibril, tahukah kamu bahwa ajalku sudah dekat" Berkata Jibril AS, "Ya aku tahu." Rasulullah SAW bertanya lagi, "Wahai Jibril, beritahu kepadaku kemuliaan yang menggembirakan aku disisi Allah SWT" Berkata Jibril AS, "Sesungguhnya semua pintu langit telah dibuka, para malaikat bersusun rapi menanti ruhmu dilangit. Kesemua pintu-pintu syurga telah dibuka, dan kesemua bidadari sudah berhias menanti kehadiran ruhmu." Berkata Rasulullah SAW: "Alhamdulillah, sekarang kamu katakan pula tentang umatku di hari kiamat nanti." Berkata Jibril AS, "Allah SWT telah berfirman yang bermaksud,

"Sesungguhnya aku telah melarang semua para nabi masuk ke dalam syurga sebelum engkau masuk terlebih dahulu, dan aku juga melarang semua umat memasuki syurga sebelum umatmu memasuki syurga."

Berkata Rasulullah SAW: "Sekarang aku telah puas hati dan telah hilang rasa susahku." Kemudian Rasulullah SAW berkata: "Wahai lzrail, mendekatlah kamu kepadaku." Selelah itu Malaikat lzrail pun memulai tugasnya, apabila ruh beliau sampai pada pusat, maka Rasulullah SAW pun berkata: "Wahai Jibril, alangkah dahsyatnya rasa mati." Jibril AS mengalihkan pandangan dari Rasulullah SAW apabila mendengar kata-kata beliau itu. Melihatkan telatah Jibril AS itu maka Rasulullah SAW pun berkata: "Wahai Jibril, apakah kamu tidak suka melihat wajahku?" Jibril AS berkata: "Wahai kekasih Allah, siapakah orang yang sanggup melihat wajahmu dikala kamu dalam sakaratul maut?" Anas bin Malik ra. berkata: "Apabila ruh Rasulullah SAW telah sampai di dada beliau telah bersabda,

"Aku wasiatkan kepada kamu agar kamu semua menjaga shalat dan apa-apa yang telah diperintahkan ke atasmu."

Ali ra. berkata: "Sesungguhnya Rasulullah SAW ketika menjelang saat-saat terakhir, telah mengerakkan kedua bibir beliau sebanyak dua kali, dan saya meletakkan telinga, saya dengan Rasulullah SAW berkata: "Umatku, umatku." Telah bersabda Rasulullah SAW bahwa: "Malaikat Jibril AS telah berkata kepadaku; "Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan sebuah laut di belakang gunung Qaf, dan di laut itu terdapat ikan yang selalu membaca selawat untukmu, kalau sesiapa yang mengambil seekor ikan dari laut tersebut maka akan lumpuhlah kedua belah tangannya dan ikan tersebut akan menjadi batu."

(Forwarded e-mail)

from: http://sahabatnabi.0catch.com/content.htm

Rabu, April 15, 2009

Karguzari Jemaah Masturoh Sragen

Assalamu'alaikum warahmatulahiwabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, sekitar awal tahun 2009 atau mungkin di akhir 2008 lalu telah tiba dari Sragen, telah bergerak di makomi, Bandung, jemaah masturoh dari Sragen, ini hanya karguzari dari sahabat-sahabatku, mohon maaf apabila ada kesalahan penyampaian.. segala koreksi mohon segera disampaikan.

Di waktu bayan, Jemaah Sragen menceritakan, di daerah Sragen, ada sebuah keluarga dimana sang ayah telah berangkat 40 hari.

Ketika sang ayah berangkat 40 hari (mungkin dikatakan 4 bulan saya kurang mendapat informasi yang jelas) ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri, seorang anak yang pada saat itu merindukan sang ayah bertanya-tanya kemanakah ayahnya pergi dan teman-temannya selalu saja bertanya kemanakah ayahnya pergi? (Kebiasaan di Indonesia pada umumnya ketika Hari Raya Idul Fitri tiba (setelah ramadhan usai) semua orang menyambut kedatangan lebaran/hari besar ini dengan berkumpul dengan keluarganya selama hari raya, dan ada juga kebiasaan anak-anak dibelikan baju baru) sang ayah masih berada di luar daerah sedang keluar fi sabilillah.

Atas kepergian ayahnya itu, teman-teman sang anak tadi sering bertanya kepadanya perihal kemanakah sang ayah pergi?

Hal ini terus menerus ditanyakan, hingga sang anak mengadu kepada ibunya, dan bertanya.. "Ibu kemanakah sebenarnya ayah pergi, lebaran hampir tiba, kapankah ayah kembali? dan teman-temanku selalu bertanya, apa yang harus kukakatan kepada mereka?"katanya.
Lalu sang ibu memberi keterangan seperlunya saja, hari demi hari berlalu, hingga tiba mendekati hari lebaran, lalu sang ibu yang ditanya terus menerus mengenai hal itu akhirnya kesulitan untuk menjelaskan kemanakah ayah sang anak pergi...

Lalu untuk mencari jawabannya, sang ibu tadi shalat untuk memohon kepada Allah agar dapat memberi jawaban yang dapat dimengerti sang anak. Subhanallah, Allah memberikan ilham... sang ibu berkata "Anakku katakan kepada teman-temanmu bahwa ayahmu pergi mencari hari, yang bukan satu atau dua hari, tetapi hari yang selama-lamanya, pergi mencari makanan yang tidak akan basi, dan tidak akan mengenyangkan atau nikmat satu atau dua hari saja tetapi nikmat yang selama-lamanya, dan ayahmu pergi mencari pakaian yang tidak akan usang dan tidak akan bau satu atau dua hari tetapi akan utuh dan wangi untuk selama-lamanya..." Mendengar penjelasan ibunya tadi, sang anak memahami untuk itulah ayahnya berangkat 40 hari.

Kemudian sang anak tadi pergi memberikan jawaban kepada teman-temannya. Akhirnya teman-temannya tadi bercerita pula kepada ayah dan ibu mereka, hingga berita tersebut tersebar ke seluruh pedesaan. Asbab tadi, semua penduduk desa tersebut berangat keluar Fi Sabilillah di Jalan Allah... Semoga asbab pengorbanan mereka diterima Allah SWT, dan semoga kita dipilih dalam usaha nubuah ini... amin..

Demikianlah karguzari yang aku dengar...

Allah SWT berfirman...

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.

Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badui yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (pergi berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada mencintai diri Rasul. Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah. dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik

(QS. At-Taubah 9:119-120)


Yang benar dari Allah, yang salah hanya dari kebodohan hamba yang hina ini

Subhanallah wabihamdihi
Subhanakallahuma Wabihamdika Ashandu'anla Ila ha ila anta astagfiruka wa atubu ilaika....

wasalam

Jumat, Januari 30, 2009

Tanggung Jawab Dakwah

Assalamu'alaikum warahmatulahiwabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah Allah SWT memberikan kesempatan aku untuk hijrah 40 hari, masih di sekitar jawa barat. Alhamdulillah umat sedang haus akan agama ini, Islam, dan mesjid-mesjid telah bertebaran di seluruh alam asbab pengorbanan Nabi SAW. Dan siapa lagi pemakmur mesjid-mesjid Alllah bila bukan umat Islam sendiri, karena itu seluruh umat Islam di seluruh alam memiliki tanggung jawab untuk memakmurkan amalan agama. Subhanallah dengan hijrah, Allah buktikan betapa hina, bodoh hamba ini dan masih jauh sekali pengorbanan ini yang tiada apa-apanya...Astagfirullah...

Allah SWT dengan segala KekuasaanNya mampu menyelamatkan Nabi Musa dimana kala kelahiran beliau as. pada waktu itu Fir'aun laknatullahalaih sedang melakukan pembunuhan terhadap bayi-bayi yang baru lahir, tetapi ALLAH selamatkan Nabi Musa as. dan Nabi Musa dipelihara di istana Fir'aun hingga menjadi pemuda yang beranjak dewasa. Bagaimana ALLAH SWT beri ilham kepada ibunya Musa, "jatuhkanlah dia (Musa as.) ke sungai (Nil), lalu Kami akan mengembalikan dia sebagai salah seorang rasul."
------------------------------------------------------------------------------------
Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.

Maka dipungutlah ia oleh keluarga Firaun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Firaun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah

Dan berkatalah istri Firaun: "(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak", sedang mereka tiada menyadari.

Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).

Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: "Ikutilah dia" Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya

Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui (nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: "Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlulbait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?"

Maka Kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya

Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

QS. AL-QASHASH 7-14-------------------------------------------------------------


Allah SWT buktikan pengorbanan ibunya Musa as, dan akhirnya mengembalikan beliau kepangkuan sang Ibu... demikianlah Allah SWT Maha Kuasa akan membalas pengorbanan hamba-Nya di dunia dan akhirat...

Allah SWT ciptakan bumi ini tidaklah main-main, begitu pula Allah ciptakan Akhirat tidaklah main-main. Karena itu Allah hantar 124.000 para Anbiya, 313 Rasul, 124.000 sahabat bahkan lebih untuk menyampaikan kalimat La Ila ha illallah Muhammadarrasulullah... dan mengenalkan kepada manusia siapa itu ALLAH, bagaimana menjalani kehidupan ini demi keridhaan Allah, bagaimanakah alam akhirat itu.. dst dst... ini menunjukkan perkara agama ini betapa pentingnya, agar seluruh umat manusia selamat di dunia dan akhirat dan terhindar dari siksa api neraka, dan ini adalah bentuk kasih sayang Allah SWT yang menginginkan manusia untuk selalu bersyukur dan mendapatkan kemuliaan di sisi-Nya dan mendapat balasan amal di Surga-Nya...

Semoga Allah turunkan hidayah di seluruh alam dan Islam akan jaya kembali... amin... Dan mewujudkan tiap umat Islam fikir bagaimana manusia seluruh alam bisa selamat dari siksa api neraka, karena bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat nanti adalah tanggung jawab Rasullulllah saw sedangkan beliau saw telah wafat >1400 yang lalu, dan sudah tanggung jawab kita yang jauh di dalam lubuk hati yang terdalam yang ada kalimat yang mulia..kalimat La Ila ha illallah Muhammadarrasulullah mengemban tugas mulia sebagai penerus usaha kenabian, karena tidak akan ada lagi nabi hingga kiamat nanti.

Insya Allah 3 hari dalam sebulan 40 hari dalam setahun 4 bulan seumur hidup, kita niatkan berkorban di jalan Allah Khuruj Fi sabilillah ke seluruh alam....

Subhanallah wabihamdihi
Subhanakallahuma Wabihamdika Ashandu'anla Ila ha ila anta astagfiruka wa atubu ilaika....

Yang benar dari Allah, yang salah hanya dari kebodohan hamba yang hina ini

wasalam


ps: dakwah itu mendatangi umat, dan posting ini hanya sebagai informasi yang sedikit saja..

Sabtu, Juli 05, 2008

Dari mana dan mau kemana?

Assalamu'alaikum warahmatulahiwabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, sampai detik ini Allah masih memberikan kesempatan kita untuk hidup.
Seorang teman ketika lewat telepon berbincang dia kabari sedang bantu pernikahan temannya jadi pager bagus, dan aku bilang oh iya bagus lah itu ntar kau dimudahkan pernikahanmu jawabku, ya ya lalu ia dengan tiba-tiba mengingatkanku akan perkara kenikmatan yang Allah berikan. Katanya liat surat Ar-Rahman, Sesungguhnya semua kenikmatan yang kita nikmati Allah akan tanyakan, entah mengapa si fulan tak biasanya begini, Ahh aku pikir ini kehendak Allah... jadilah membuka-buka qur'an, ternyata ada 31 kali di surah Ar-Rahman Allah menanyakan:

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS.Ar-Rahman 55:13 dst)
Subhanallah... lama kelamaan aku keasyikan dengan ayat-ayat ini...

Allah ta 'ala pun berfirman:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ


"Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan" (QS.Ar-Rahman 55:26-27)
----------------------------------------------------------------------
Subhanalloh jadilah aku teringat karkun yang sedang keluar di jalan Allah dan aku kini disibukkan dalam perkara dunia, Subhanallah asbab perbincangan yang berhubungan dengan Allah tadi maka ingatanku terngiang kembali masa-masa yang telah lewat, dan tak terasa umur sudah Alhamdulillah sampai detik ini tapi belumlah apa-apa hamba ini demi agama Allah. Seperti di postingan Ikan Salmon, kita ini milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Dunia ini Allah ciptakan untuk kita tetapi kita diciptakan untuk akhirat, sampai-sampai Allah menanyakan kepada kita:

فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ
Maka ke manakah kamu akan pergi? (QS.At-Takwiir 81:26)

Bukankah kita ingin ke surga, maka Allah bertanya lagi:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.." (QS.Ali 'Imran 3:142)

Untuk dapat masuk surga yang selama-lamanya nikmat itu tentu butuh perjuangan, dan kemenangan hanya dapat diperoleh dengan pengorbanan, kemudian Allah pun menawarkan jalan keluar (untuk masuk surganya Allah) kepada orang yang beriman:

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
(QS.Ash Shaff 61:10)

(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
(QS.Ash Shaff 61:11)

Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
(QS.Ash Shaff 61:12)

Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
(QS.Ash Shaff 61:13)

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang
(QS.Ash Shaff 61:14)

Jadi berkorban diri kita, harta kita, waktu dan perasaan kita di jalan Allah itu merupakan cara untuk menolong agama Allah, dan perihal ini Allah pun telah berjanji, dan janji Allah itu benar:

"...Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS. Al Hajj 22:40)

"...dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS.Al-Hadiid 57:25)

Kalau dimisalkan, misalnya ada seorang walikota, maka gajinya diperkirakan sekian persen dari budget kota yang dipimpinnya, begitu juga gubernur maka gajinya berkali-kali lipat dari walikota terus naik hingga presiden semakin besar pula, tetapi perkara menolong Agama Allah ke seluruh alam maka gajinya seluruh alam bahkan Subhanallah lebih lagi karena Allah SWT seperti di Ash Shaff 11-12 diatas Allah akan memberikan ampunan kepada hamba-hambanya dan memasukkan ke dalam surga-Nya. Untuk keluarga saja, semakin kita berkorban untuk keluarga maka Insya Allah keluarga kita akan semakin cinta kepada kita, begitu juga halnya semakin kita berkorban di jalan Allah maka Insya Allah, Allah akan semakin cinta kepada kita dan cinta-Nya Allah kepada hambanya adalah surga-Nya dan kasih sayang-Nya, keridhoan-Nya, jadi seisi dunia ini tidak akan cukup untuk memberikan balasan kecuali di surga nanti. Dan untuk menuju surganya Allah, akan penuh cobaan-cobaan, tarbiah yang semakin menggugurkan dosa dan mendekatkan kita kepada Allah dan yakin bahwa hanya Allah satu-satunya penolong La ila ha illallah :

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (QS.Al-Baqarah 2:214)

Jadi se-sengsara-sengsara-nya dan seberat-beratnya hidup di dunia, hanya setetes dari kesengsaraan alam kubur, kesengsaraan alam kubur hanya setetes dibanding di padang mahsyar, kemudian jembatan shirat, dan semua itu hanya setetes dari siksa neraka, dan juga dalam hal kenikmatan, dari hal kenikmatan (maaf) berhubungan suami istri itu hanya setetes saja dibandingkan di surga Allah nanti. (Bayan markas bandung sekitar bulan feb 2008 kalau gak salah, bila ada waktu ana akan posting Insya Allah)

Jadi kita ingat-ingat kembali dari mana kita dan mau kemana kita?

Insya Allah 3 hari dalam sebulan 40 hari dalam setahun 4 bulan seumur hidup, kita niatkan berkorban di jalan Allah Khuruj Fi sabilillah ke seluruh alam....


Yang benar dari Allah yang salah atas kebodohan hamba yang hina ini

wasalam

Jumat, Juli 04, 2008

Suasana dan keadaan datang dari Allah semata

Assalamu'alaikum Wr Wbr,
Bismillahirrohmanirrohim

Kita selalu lupa bahwa segala sesuatu ada karena izin Allah SWT. Diri kita ini dari tiada menjadi ada, apalah saya ketika tahun 1978 tentulah saya belum lahir, lalu Allah SWT adakan saya dengan asbab proses kelahiran dari perut ibundaku di 1980. Allah mampu adakan sesuatu dengan atau tanpa asbab. Semua masalah datangnya atas kehendak Allah juga. Ada sebuah kisah, seorang suami-istri yang hidup sederhana, tiba-tiba mendapat tawaran yang luar biasa ajib, Bos sang suami memerintahkan si suami tersebut / si fulan untuk menyelesaikan suatu transaksi di negara tetangga, dan bila transaksi sukses maka imbalannya 10% dari jumlah transaksi. Alangkah bahagianya si fulan itu mendapat kesempatan emas (Ini suasana senang datang dari Allah). Kemudian dengan bergegas ia dan istrinya pergi ke bandara, dengan persiapan matang 4 jam sebelum keberangkatan, namun alangkah kagetnya ketika di jalan raya macet total, sehingga butuh beberapa jam untuk tiba di Bandara. (Yang tadinya senang menjadi gelisah/sedih tak menentu : Ini datangnya dari Allah SWT) Kemudian dengan penuh kesal akhirnya tiba di Airport, nah setelah hendak naik, ternyata pesawat telah take off... (Sudah kecewa, Allah tambah kekecewaan tadi..) Lalu dengan sedihnya ia pulang ke rumahnya (Perasaan sedih datang dari Allah SWT) Lalu tibalah suami istri tersebut di rumahnya. Si istri pun duduk termenung sambil meratapi kejadian tersebut dan si fulan merenung di kamarnya. Lalu tiba-tiba beberapa jam kemudian, ada berita dari televisi bahwa Pesawat yang batal ditumpanginya tadi ternyata ada kecelakaan dan meledak di udara, Alhamdulillah si fulan dan istri selamat..(Setelah kecewa berat Allah beri berita gembira) maka dengan perasaan senang sang istri segera menuju kamar si fulan suaminya untuk mengabarkan kabar gembira ini, lalu sambil menggoyang-goyangkan tubuh suaminya "Ayah..Ayah..bangun,..." ternyata setelah berusaha dibangunkan sadarlah si istri bahwa sang suami telah meninggal dipanggil Allah SWT.

Sesungguhnya Allah Maha Besar Allah yang ciptakan suasana senang sedih kecewa, Allah yang ciptakan suasana dan keadaan, senantiasa kita berdoa kehadirat ALlah SWT untuk memohon pertolongannya dan berserah diri atas segala ketentuan-Nya.

Demikian Allah akan uji hamba-hambanya sebelum Allah panggil kembali, dan dalam keadaan apa kita kembali? Rasullulah saw bersabda: .'...beramal-lah, karena semuanya dimudahkan untuk menuju takdirnya.." dan kita pun senantiasa islah dari segi apakah kita dimudahkan, apakah perkara dunia/kekayaan/kemaksiatan atau perkara-perkara akhirat, dimana ketika seseorang disibukkan dalam perkara agama maka berbahagialah, karena dalam keadaan ini Allah sedang memuliakan, dan berlaku pula sebaliknya.

Yang benar datang dari Allah SWT yang salah semata karena kebodohan hamba.
Wasalam

Kutipan Bayan & Kisah Sahabat

Bayan Jemaah Australia

*Nota diambil secara short-note semasa bayan. Sila beritahu jika ada kesilapan.
Tempat : Masjid Sri PetalingTarikh : 4 Muharam 1429 selepas solat Maghrib

Ringkasan bayan;
(selepas memuji Allah dan berselawat kepada Nabi SAW dan membaca 2 potong ayat al Quran)

1. Allah SWT telah pilih kita untuk lahir sebagai orang Islam. Sebelum kita lahir ke dunia, kita tak pernah diberi pilihan untuk jadi muslim atau kafir. Semata-mata dengan sifat rahim Allah telah jadikan kita seorang muslim. Jadi kita kena syukur atas nikmat ini.


2. Allah telah hantar kita sebagai umat Muhammad SAW dengan satu maksud yang sangat besar iaitu sebagaimana maksud semua Nabi telah dihantar.


3. Allah telah jadikan manusia mempunyai jasad dan roh. Perkara paling berharga bagi manusia (supaya jasad dan roh ini dapat dimanfaatkan) adalah masa.. Seorang yang kematian isteri, boleh cari isteri yang lain. Seorang yang kematian anak, boleh dapat anak yang lain. Seorang yang rumahnya terbakar, boleh cari rumah yang lain. Seorang yang perniagaannya bankrap, boleh bina perniagaan yng lain. Tetapi seorang yang telah berlalu masanya, masa itu tak dapat diganti semula. Masa yang berlalu akan terus pergi buat selama-lamanya.


4. Allah begitu kasih kepada orang-orang beriman sehingga menjadikan sekecil-kecil perkara sebagai sebab penghapus dosa. Sehingga tercucuk duri pun Allah akan hapuskan dosa dari buku catatan. Diceritakan kisah seoarng raja kafir yang zalim ketika hendak mati berhajat untuk makan sejenis makanan yang sukar didapati. Allah telah perintah malaikat untuk dapatkan makanan itu untuk raja tersebut. Selepas makan, raja itu telah mati. Dalam kisah yang lain pula seorang alim yang warak ketika hendak mati telah meminta sedikit air. Apabila orang datang membawa air, Allah telah perintah kepada malaikat untuk tepis cawan sehingga air tertumpah dan orang warak itu mati tanpa dapat minum air. Kedua-dua malaikat telah datang mengadap Allah dan mengadukan hal tersebut. Allah berfirman kepada kedua malaikat tersebut bahawa ketika hidup, raja yang zalim tersebut dia telah buat satu kebaikan dan Allah hendak mambalas kebaikan tersebut di dunia dan azab yang kekal menantinya di akhirat kerana kekafirannya. Manakala orang warak tersebut telah berbuat satu dosa ketika hidup dan Allah hendak menghapuskan dosa tersebut ketika di dunia dan memberikan keselamatan kepadanya di akhirat.


5. Di akhirat nanti, orang yang dalam hatinya ada iman walau sebesar zarah akan dikeluarkan juga akhirnya dari neraka. Manakala orang kafir akan kekal di dalamnya.


6. Dakwah dan iman adalah dua perkara yang berkaitan. Adanya dakwah maka adalah iman. Jika dakwah tiada, maka iman akan keluar dari hati-hati manusia. Nabi Nuh as telah buat usaha dakwah selama 950 tahun siang dan malam. Kemudia baginda telah doa supaya jangan ditinggalkan di atas dunia ini walaupun satu orang kafir. Maka Allah telah hantar banjir yang besar dan menenggelamkan semua orang kafir. Yang terselamat hanyalah nabi Nuh as dan orang-orang yang beriman. Selepas kewafatan nabi Nuh as, dakwah telah terhenti. Dari keturunan orang yang beriman tadi akhirnya telah kembali kufur kepada Allah.


7. Pada kurun ke 18, orang British telah menakluki Australia dan mendapati ada 3 buah gurun yang besar di sana. Untuk menyelesaikan masalah pengangkutan mereka telah membawa 120 ekor unta untuk digunakan mengangkut barang-barang di padang pasir. Oleh kerana mereka tidak tahu mengendalikan unta maka mereka telah membawa ramai orang-orang Islam dari benua India yang kebanyakannya berketurunan afghan. Di kalangan pekerja-pekerja ini terdapat sejumlah bilangan dari golongan ulama. Ulama-ulama ini telah membina 60 masjid dan 3 daripadanya yang berusia lebih 100 tahun masih bertahan sehingga kini. Malangnya bila usaha dakwah ditinggalkan, keturunan dari mereka ini tidak kenal Islam walaupun nama-nama mereka seperti nama-nama Islam.


8. Pada suatu masa jemaah yang bergerak telah dibawa untuk jumpa 3 wanita tua dari keturunan pekerja-pekerja tersebut, yang masing-masing berumur lebih 85 tahun. Ternyata mereka tak tahu apa-apa mengenai amalan Islam kecuali kalimah Laailaha illallah, Muhammadur rasulullah. Bila mereka nampak jemaah memegang tasbih ditangan, mereka mengatakan bapa-bapa mereka dahulu memegang tasbih seperti kamu. Jemaah telah menghadiahkan kepada mereka tasbih tersebut dan mereka rasa sungguh gembira.


9. Laporan satu jemaah lagi yang buat usaha di Thursday Island. Di sana, 90% penduduknya adalah dari keturunan Islam. Teatapi amalan Islam telah lenyap dari diri mereka. Jemaah telah dibawa berjumpa seorang lagi wanita tua berusia lebih 80 tahun. Bila wanita tua ini terlihat saja kepada jemaah (yang dalam keadaan berjanggut, berjubah, berserban), maka dia telah menjerit dengan mangatakan, ‘Muslim has come, muslim has come.’ Dia telah keluarkan satu beg dari bawah katil dan tunjuk kepada jemaah peninggalan arwah bapanya berupa sejadah dan beberapa kitab selawat. Perempuan tua itu bercerita semasa umurnya 10 tahun, bapanya telah meninggal dunia. Sebelum itu dia sempat berwasiat, ‘You don’t be worry. Muslim will come and take of you because muslim are always taking care of each other.’ Perempuan tua itu menambah, ‘And I have been waiting for you (muslim) for 70 years.’

(*Pembayan telah sebak dan menangis. Juga, kami yang dengar bayan).


10. Pembayan memberi laporan bahawa beliau telah berpindah ke Australia dari Tanah Arab pada tahun 1968. Walaupun ada 80 ribu orang Islam di Melbourne tetapi hanya ada 1 masjid sahaja. Itupun dibuka 2 kali setahun untuk solat hari raya. Solat Jumaat hanya dibuat oleh 3-4 orang disebuah surau yang lain. Beliu ada mendengar laporan bahawa jemaah pertama dihantar ke Australia adalah pada tahun 1962. Jemaah ini hanya mampu menangis dan berdoa apabila melihat keadaan agama pada umat.


11. Jemaah seterusnya dihantar pada tahun 1973. Jemaah ni balik dan beri laporan kepada Hadraji bahawa orang Islam di Australia sudah tiada harapan. Hadraji tak berputus asa dan menghantar jemaah lagi pada tahun 1974 & 1975. Pada tahun 1975 ini, 3 orang tempatan (termasuk abang pembayan) telah sedia untuk menghidupkan amalan ziarah pintu ke pintu untuk bertemu dengan orang-orang Islam. Beberapa lama amalan ini berterusan, mereka telah bermesyuarat dan memutuskan untuk meminta kunci masjid. Kunci masjid telah diberi kepada mereka dengan senang hati dan semenjak itu masjid tersebut tidak pernah ditutup lagi sehingga ke hari ini.


12. Amal-amal masjid telah dihidupkan. Jemaah-jemaah telah dikeluarkan dan usaha telah berkembang. Alhamdulillah sekarang telah ada lebih 80 masjid dan surau di Melbourne. Madrasah-madrasah telah wujud. Anak-ank yang dulunya belajar di madrasah sekarang telah mengajar pula. Pembayan berkata dengan matanya sendiri dia dapat melihat apabila dakwah ditinggalkan, dari keturunan ulama akan lahir orang-orang kufar. Apabila dakwah dijalankan, dari keturunan kufar, lahirnya ulama.


13. Kerja ini bukanlah kerja main-main. Bukan kerja yang dibuat kalau suka, dan ditinggal kalau malas. Ini adalah kerja tanggungjawab kita sebagai umat Nabi SAW walaupun kita bukan Nabi. Ini adalah perintah Allah kepada kita.


14. Bila kita buat kerja ini, Allah pasti akan beri hidayat kepada manusia. Seluruh manusia sekarang sedang menanti-nanti kedatangan kita sebagai orang Islam kepada mereka (seperti kisah orang tua tadi).


15. Tashkil…


# Semasa tashkil pembayan menambah, jika seorang bapa menyuruh anaknya yang kecil terjun dari sebuah tempat tinggi dan dia akan menyambutnya; maka jika anaknya terjun, bapanya akan segera menyambut dan memeluk anaknya dengan kasih sayang dan tak akan biarkan anaknya jatuh ke bawah. Allah lebih-lebih lagi kasih kepada hambanya dan suruh kita terjun dalam usaha dakwah. Sekali-kali Allah tak akan biarkan kita jatuh dan mendapat kesusahan. Pasti Allah akan menyambut dan memeluk kita dengan rahmatnya.
Sambung tashkil…
Char mahene insyaAllah. Puri zindegi, puri alam.

(Dikutip dari : Blog Azhar Jaafar)

http://azharjaafar313.blogspot.com/

---------------------------------------------------------------

BILAL DAN PENDERITAANNYA

Bilal r.a.hu adalah salah seorang daripada sahabat-sahabat Nabi Muhammad s.a.w. yang paling terkenal. Dia merupakan muazzin atau juru azan di Masjid Nabi. Dia merupakan seorang hamba Habshi yang dimiliki oleh seorang kafir di Mekah. Pengislamannya telah menimbulkan kemarahan yang tidak keruan didalam hati pemiliknya. Dia pun diazabkan tanpa perikemanusiaan. Umayyah bin Khalaf, pemusuh ISLAM yang terkemuka yang memiliki Bilal akan membaringkannya atas pasir yang panas membakar serta meletakkan batu besar diatas dadanya sehingga ia tidak dapat menggerakkan tulangnya yang lapan kerat. Kemudian berkatalah Umayyah kepada Bilal:"Tinggalkanlah agamamu. Kalau tidak matilah kamu dalam kepanasan matahari yang tegak."
Bilal menjawab dengan berkata:"Ahad"-(Tuhan Yang Esa)-"Ahad-(Tuhan Yang Esa)."
Pada waktu malam ia didera dengan cemeti sehingga badannya luka. Pada waktu siang pula, dia dibaringkan diatas pasir yang panas. Tuannya berharap yang ia akan meninggalkan agamanya atau pun mati akibat luka-luka dibadannya. Namun demikian Bilal masih tetap dengan pendiriannya yang teguh. Umayyah, Abu Jahal dan pengikut-pengikut mereka menyiksa Bilal secara bergilir-gilir. Akhirnya Abu Bakar telah menebuskannya dan dari sejak itu hiduplah ia sebagai seorang Muslim yang bebas. Semenjak ia dibebaskan, dia sentiasa berdampingan dengan Nabi Muhammad s.a.w. sehingga Baginda s.a.w. wafat. Selepas kewafatan Nabi Muhammad s.a.w., Bilal pun meninggalkan Kota Madinah.
Pada suatu ketika dia telah melihat Nabi Muhammad s.a.w. dalam mimpinya. Berkata Nabi Muhammad s.a.w. kepada Bilal: "Wahai Bilal, mengapakah kamu tidak melawatku?"
Sebaik-baik sahaja dia bangun dari tidurnya, dia pun bersiap-siap untuk berangkat ke Madinah. Setibanya dia dikota itu dia telah berjumpa dengan Hassan dan Hussain, cucunda Nabi Muhammad s.a.w. Mereka menyuruh dia berazan.Permintaan orang yang dicintainya itu tidak dapat ditolak. Apabila suara Bilal berkumandang diruang angkasa Kota Madinah, penduduk-penduduknya pun tanpa segan dan silu menghamburkan air mata mereka kerana teringat zaman keemasan yang telah mereka lalui semasa hidupnya kekasih mereka Nabi Muhammad s.a.w. Sekali lagi Bilal telah meninggalkan Kota Madinah dan akhirnya meninggal dunia di Damsyik pada tahun Hijiriah yang ke dua puluh.

Dikutip dari:
Pejuang Islam
http://malaykarkun.blogspot.com/

---------------------------------------------------

Pesan-Pesan dari Bay Wahab Tgl 4 Desember 2007 di Masjid Kebon Jeruk - JKT

Assalammu’alaykum wr. wb.Berikut adalah beberapa pesan yang disampaikan oleh Bay Wahab orang yang telah lama dalam usaha da’wah Rasulullah SAW :
  1. kita dikirim oleh Allah SWT ke dunia ini dengan umur yang sangat singkat, namun dengan umur yang sangat singkat itu kita diperintahkan untuk mendapatkan dan membina akhirat yang selama-lamanya.
  2. Hendaknya kita jangan merasa menjadi orang indonesia, atau orang jakarta, atau orang pakistan, atau lainnya, tapi hendaklah kita merasa diri kita ini adalah umat Rasululah SAW.
  3. Rasulullah SAW adalah nabi terakhir yang dikirim untuk seluruh manusia seluruh alam hingga hari kiamat, nabi-nabi terdahulu hanya dikirim untuk kaumnya atau negaranya saja. dikatakan kepada nabi isa as itu ada manusi akufur kepada Allah, tapi nabi Isa as katakan aku tidak diutus kepada orang itu aku diutus hanya kepada kaum bani israil.
  4. Kini Rasulullah SAW telah wafat dan tak akan ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad SAW, tapi risalah agama yang dibawa nabi SAW tetap harus sampai keseluruh alam hingga hari kiamat.
  5. Maka kita sebagai umat RAsulullah SAW mempunyai kewajiban untuk meneruskan tugas ini, tugas da’wah menyampaikan agam a ke seluruh alam.
  6. Baik yang muda, yang tua, yang sakit, yang sembuh, yang kaya, yang miskin, yang pejabat maupun rakyat,laki-laki maupun perempuan, yang awam atau bodoh maupun yang pintar sebagai umat Rasulullah SAW mempunyai kewajiban ini.
  7. Maka sekarang diri kita pertama kali MOHON AMPUN (BERISTIGHFAR) kepada Allah SWT, karena kita telah lupa dan melalaikan tugas ini.
  8. Ada manusia yang menganggap petani adalah pekerjaannya, supir taksi pekerjaanny a, pedagang adalah pekerjaann ya, bisnis adalah pekerjaann ya, padahal kerja umat RAsulullah SAW yang sesungguhnya adalah kerja da’wah.
  9. Maka kita MOHON AMPUN (BERISTIGHFAR) ke pada Allah SWT karena tidak menganggap kerja da’wah adalah pekerjaan kita.
  10. Kita harus merasa kasihan kepada orang amerika, orang eropa, dll yang tidak beriman kepada Allah SWT danRasul-Nya, karena apabila mereka mati maka mereka akan masuk kedalam kubur dengan 99 ular yang mematukinya sampai hari kiamat selanjutnya akan disiksa abadi di dalam neraka selama-lamanya.
  11. Hendaknya usaha da’wah kita kita niatkan seperti yang Rasulullah SAW niatkan yaitu untuk seluruh alam, dan bawa usaha ini dengan kasih sayang dan hikmah.
  12. Apabila kita niatkan seperti Rasululla h SAW maka do’a kita, bicara da’wah kita, ibadah kita akan mendapatkan pahala seluruh alam.
  13. Mendirikan shalat akan mendapatkan pahal a, tapi mengajak orang lain untuk mendirikan shalat akan mendapat pahala yang besar dari Allah SWT.
  14. Apabila kita buat kerja yang sama dengan kerja Rasulullah maka Allah SWT akan berikan pertolongan kepada kita sebagaimana Allah SWT tolong Rasulullah SAW dan do’a kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.
  15. Apabila ada orang yang menentang kita dalam usaha da’wah maka sesungguhnya dia bukan menentang kita tapi menentang pekerja da’wah dan oleh Allah SWT akan diberikan 2 keputusan apakah dia akan diberikan hidayah atau dihancurkan oleh Allah SWT.
  16. Maka kita jangan takut kepada siapapun, hendaknya kita hanya takut kepada Allah SWT dan berharap hanya kepada Allah SWT.
  17. Maka kita hendaknya sampaikan kalimat Laa ilaaha illallaah kepada seluruh manusia yang ada diseluruh alam.
  18. Apabila kita perbanyak bicarakan kalimat Laa ilaaha illallaah dan bicarakan kebesaran Allah, buat halaqah-hala qah untuk meningkatkan iman, membicaraka n akhirat, surga dan neraka sedetail-d etailnya, perbanyak ta’lim tentang keutamaan ber’amal, perbanyak dzikir dan do’a, kemudian baru shalat kita akan mempunyai ruh.
  19. Mari kita sama-sama niatkan dalam diri kita untuk buat kerja yang sama dengan kerja Rasulullah SAW yaitu kerja da’wah sampaikan kalimah iman kepada umat seluruh alam, sampaikan risalah Rasululla h SAW hingga hari kiamat dengan begitu Allah SWT akan tolong kita , Allah SWT akan selesaikan masalah-masalah kita.

Wassalam mu’alaykum Wr. Wb.

Dikutip dari:

Armandz - http://armandz.wordpress.com/

------------------------------------------------

Bayan Maulana Ismail Uspra


Assalamualaikum wbt,

Allah SWT yang mencipta segala-galanya. Segala yang terlihat dan tidak terlihat dicipta oleh Allah SWT. Allah SWT mencipta makhluk adalah untuk ujian bagi manusia supaya mengenal Allah SWT. Allah SWT menjadikan semua makhluk dengan qudrat Allah SWT. Mati dan hidup semua di tangan Allah SWT. Keadaan-keadaan yang wujud di antara hidup dan mati semua Allah SWT yang mewujudkan. Apa yang berlaku dalam semua kehidupan makhluk bergantung dengan qudrat Allah SWT. Apa yang wujud semua dari Allah SWT, ikhtiar manusia juga dari qudrat Allah SWT dan bukan usaha manusia.Terbentuk kehidupan dan kemusnahan, kebaikan, keburukan bukan bergantung pada makhluk atau asbab tetapi bergantung kepada qudrat Allah SWT. Oleh itu Allah SWT telah hantar nabi-nabi dan rasul-rasul untuk memahamkan kepada manusia supaya menjalani kehidupan ini mengikut kehendak Allah SWT. Begitulah semua 124 ribu nabi dan rasul diutus ke muka bumi ini supaya menyeru manusia kepada beriman kepada Allah SWT. Begitulah seterusnya dakwah Rasulullah SAW.Baginda SAW menyeru bahwa semua keadaan yang wujud datang daripada qudrat Allah SWT. Apa yang berlaku dan sedang berlaku serta apa-apa yang akan berlaku semuanya datang dari Allah SWT. Inilah dakwah nabi-nabi termasuk Nabi SAW bahwa kejayaan manusia bukan bergantung kepada apa yang diusahakan oleh manusia, akan tetapi bergantung kepada apa yang ditetapkan oleh Allah SWT. Kelemahan manusia ialah yakin manusia terkesan dengan apa yang dilihat memberikan manfaat dan mudharat. Sebenarnya kesan manfaat dan mudharat pada asbab itu bukan dari makhluk tersebut, tetapi Allah SWT yang memberi kesan. Makhluk itu sebenarnya tidak dapat berbuat apa-apa. Maulana memberi contoh mengenai bola lampu dan kabel letrik, sebenarnya benda itu tidak dapat mengeluarkan cahaya tetapi arus letrik itu adalah berpunca daripada generator letrik. Begitulah semua apa yang kita lihat, kebaikan dan keburukan datang dari qudrat Allah SWT. Begitulah dakwah Anbia’ menyeru manusia kepada zat dan qudrat Allah SWT.Hari ini apabila umat telah tinggalkan dakwah, maka yakin umat dan fikiran umat telah rosak. Semua ini berpunca daripada perbicaraan yang salah dan tidak lagi membicarakan kebesaran Allah SWT. Syaitan datang untuk membawa kita menjadi orang yang didakyahkan kepada perkara bathil. Inilah perbicaraan rata-rata orang Islam di seluruh dunia dimana mereka tidak lagi berbicara tentang kebesaraan Allah SWT, sebaliknya membicarakan kehebatan dunia. Dengan ini manusia yakin pada benda atau asbab yang dibicarakan dan tidak lagi terkesan dengan kekuasaan dan qudrat Allah SWT. Oleh itu kesesatan telah merata di seluruh dunia.Sesungguhnya kehidupan manusia bukan tebentuk dari harta benda, tetapi kehidupan manusia terbina dengan iman dan amal. Untuk keselamatan dan keamanan usaha atas iman perlu diadakan, dimana manusia akan benar-benar yakin terhadap zat dan qudrat Allah SWT. Allah SWT yang memelihara rezeki seluruh makhluk termasuk diri kita. Dalam pembinaan iman, jangan campur-adukkan kebesaran Allah dengan ghairullah (selain dari Allah).Melalui usaha dakwah Allah SWT akan kembangkan hidayah ke seluruh alam. Melalui dakwah manusia kepada kebesaran Allah SWT, maka Allah SWT akan memasukan iman dalam diri orang yang membicarakan kebesaran Allah SWT. Begitu juga jika kita dakwahkan kehidupan suci murni Nabi SAW, orang itu yang akan dapat taufik hidayat untuk mengamalkan sunnah-sunnah Nabi SAW, dan kehidupan sunnah akan tersebar. Oleh itu kita perlu membentuk iman supaya wujud suasana iman bukan saja di marhalah kita tetapi di seluruh alam.Apabila kita tinggalkan dunia ini dalam jazbah orang yang hidupkan usaha Nabi SAW, maka kita akan dibangunkan di hari akhirat bersama Nabi SAW. Oleh itu asas kerja kita perlu usahakan kerja Nabi. Kerja Nabi tidak perlukan harta dan benda tetapi keinginan dalam hati. Jadikan kerisauan dan fikir kita seperti fikir risau Nabi SAW. Apabila pembicaraan mengenai kebesaran Allah SWT telah umum, maka Allah SWT akan wujudkan isti'dat kcpada seluruh umat untuk mengamalkan keseluruhan agama. Allah SWT sendiri akan wujudkan agama di seluruh alam. Oleh itu, kita perlu bergerak membuat kerja Nabi SAW diseluruh alam. Kita perlu bertaubat bersungguh-sunggun kerana tidak menjadikan fikir Nabi SAW sebagai fikir kita dan tidak menjadikan maksud hidup Nabi SAW sebagai maksud hidup kita.Kita perlu yakin dengan janji Allah SWT. Allah SWT berfirman yang maksudnya, "Wahai orang-orang yang beriman, jika kami membantu agama Allah, Allah akan membantu kamu". Allah akan bertindak mengikut sangkaan manusia. Kita perlu berhajat kepada Allah SWT, kita perlu selalu menuju kepada Allah SWT. Kita perlu senantiasa mendengar pembicaraan iman, perlu memberi keputusan untuk menghidupkan kerja Nabi ke seluruh alam hingga akhir hayat kita.

(Dipetik daripada Bayan subuh Maulana Ismail Uspra, Ijtima' Tongi 2002.)

Dikutip dari:

Pejuang Islam http://malaykarkun.blogspot.com/

-------------------------------------------------------

Bayan Maulana Saad

Tuan2 yg mulia..
Ilmu dan amal yg tidak ada dengan perantaraan dakwah akan menjadi adat dan ilmu yg diperolehi secara adat akan menjadi perantaraan untuk mencari duit…Ilmu ada dua(jenis) iaitu ilmu di lidah dan ilmu di hati…Ilmu maklumat sahaja tidak cukup…Duduk dalam bayan untuk dapat maklumat, maka kita tidak akan dapat apa2…Ilmu adalah sepertimana yg dikatakan oleh Nabi Khidir as kepada Nabi Musa as ” Carilah olehmu ilmu yg dapat kamu amal”…Ilmu ialah apa (perintah) yg Allah kehendaki ke atas saya…Oleh itu, dalam majlis bayan kita perlu dengar dengan penuh tumpuan bagi menambah yakin kepada Allah Taala dan dengan niat untuk amalkan atau islah diri kita serta menyampaikannya kepada org lain…
Dakwah ialah untuk diri kita, dengan ini kita akan istiqamah…Pintu taubat sentiasa terbuka, kita dakwah org lain untuk diri kita…Keistimewaan dakwah adalah ia akan membina yakin ( ilallah) org yg memberi dakwah…Memberi amaran kepada org lain, org itu tidak akan dapat manfaat tetapi org yg memberi dakwah akan mendapat kesan…Org yg istiqamah (dalam usaha) akan maju dalam membuat usaha… Mereka yg membuat usaha agama dengan tidak faham, akan mendatangkan musibah dan mereka yg membuat usaha agama kerana dunia juga akan mendapat musibah…Maulana Ilyas rah.a berkata terdapat dua golongan org yg membuat usaha usaha tabligh(iaitu) :
1)Mereka yg keluar di jalan Allah untuk menyelesaikanmasalah hutang /sakit /kesusahan…Org yg seperti ini tidak akan istiqamah (dalam usaha)…
2)Mereka yg keluar di jalan Allah (kerana menganggap)itu adalah perintah Allah Taala…Org seperti ini akan istiqamah dalam membuat kerja dan akan mendapat tarbiyyah dan maju (dalam usaha)…
Jalan semua anbiya alaihimussholatu wassalam ialah dakwah… Setiap nabi permulaan usahanya ialah dakwah kalimah tayyibah… Dalam dakwah nabi saw, ada dua golongan( yg menjadi medan) iaitu org yg telah sedia menerima Islam dan golongan yg masih belum menerima Islam… Hari ini salah faham di kalangan ummat, dakwah iman bukan untuk org yg telah beriman… Dakwah iman sebenarnya ialah untuk org2 yg telah beriman…Ini adalah sepertimana difirmankan Allah ” Wahai org2 yg beriman, berimanlah kamu….” .. Manakala untuk org yg masih tidak beriman Allah telah berfirman (mafhumnya)” Berimanlah kamu sebagaimana sahabat beriman “… Nabi saw berkata sahabat adalah seperti bintang2 di langit, barangsiapa yg mengikut salah satu daripada mereka pasti akan berjaya…
Hari ini dakwah iman di kalangan org2 islam telah keluar di kalangan org2 Islam… Dengan dakwah akan wujud iman, dengan iman akan datangnya ihtisab (yakin yg betul dengan janji2 Allah), dengan ihtisab akan menyebabkan seseorang itu dapat beramal… apabila iman lemah, ihtisab akan menjadi lemah dan amal akan menyebabkan tumbuhnya riak…
Para sahabat rahum berkata kami belajar iman dahulu baru belajar al Quran… Para sahabat rahum belajar al Quran untuk memasukkan perintah2 Allah dalam kehidupan mereka… Hari ini ummat membaca al Quran untuk al-faz… (satu ketika) Dalam majlis nabis aw, ada seorang sahabat ra telah mengumpat… Nabi saw bersabda kepadanya ” Kamu tidak beriman dengan al Quran..” … Sahabat ra itu berkata, Sesungguhnya saya beriman dengan al quran ya Nabiyyullah… Nabi saw memberitahunya, org yg beriman dengan al Quran akan menjauhkan driinya daripada larangan al Quran…
Rasulullah saw yg mulia pernah bersabda (mafhumnya), perbaharuilah iman kamu denagn memperbanyakkan dakwah kalimah dan bukan hanya dengan zikir kalimah… Untuk yakin pada diri kita dan untuk dapat ikhlas dalam kalimah iman, kita perlu buat dua kerja iaitu:
1) Bercakap nama dan zat kebesaran Allah2) Bercakap nizam Allah yg ghaib
Dakwah kita perlu menafikan benda yg tidak nampak dan dakwah ghairullah… Tanpa kita keluarkan yakin kepada ciptaan allah barulah kita akan dapat yakin qudratullah…Maulana Yusuf rah.a berkata, asbab2 dijadikan Allah supaya manusia dapat mengenal Allah Taala… Allah jadikan langit dan bumi, binatang dan seluruh ciptaan Allah untuk manusia ini kenal (kekuasaan) Allah…Di samping itu, Allah Taala telah hantar nabi2 alaihimussholatu wassalam di kalangan ummat untuk memperkenalkan ummat kepada Allah Taala… Seterusnya dalam menguruskan nizamNya, nizam ini akan diubah2 supaya tawajjuh manusia dalam semua keadaan hanya pada Allah…
Tanpa dakwah kehidupan org2 Islam dengan org bukan Islam (menjadi) sama sahaja, malahan kehidupan org2 Islam akan bersatu dengan kehidupan org2 bukan Islam… Org yg mmebuat dakwah akan mendapat nusrah Allah terus menerus… Qudrat Allah akan membantu org2 yg beriman supaya iman yakin mereka tidak rosak… Jika sangkaan org itu kepada Allah lemah, bantuan Allah tidak akan bersama2 dengannya… Abu Darda ra berdoa dengan penuh yakin kepada (janji) Allah dan apabila kebakaran berlaku, rumahnya tidak terbakar.
Untuk mendapat bantuan Allah terus daripada qudratNya, kita perlu bersangka baik kepada Allah kerana Allah bertindak atas sangkaan manusia… Seterusnya dalam beribadah kita perlu ada sifat taat… Ibadah dan taat berjalan seiring dan tidak boleh dipisahkan… Abi bin Hatim ra dahulunya adalah seorang Nasrani dan kemudiannya telah memeluk Islam… Beliau ra telah bertanya kepada Rasulullah saw, mengapa terdapat firman Allah dalam al Quran yg mengatakan mereka telah menjadikan paderi2 mereka sebagai rob mereka… Rasulullah saw bersabda mafhumnya kamu dikatakan beribadah kepada paderi2 kamu kerana apabila mereka mengeluarkan sesuatu hukum( menghalalkan yg haram dan mengharamkan yg halal) maka kamu ikut, itulah sebabnya kamu dikatakan menjadikan paderi2 sebagai Tuhan kamu…
Usaha tabligh biasanya mengadakan majlis2 iman iaitu bercakap keesaan Allah (wahdaniyyah)… Dengan banyak bercakap tentang wahdaniyyah, kita akan putus daripada (yakin dan harap kepada) ghairullah… melalui dakwah kita akan dapat ma’rifah daripada qudrat Allah… Ibnu Mas’ud ra ingin memberi tanah kepada seorang sahabah ra, tetapi ia berkata ia tidak memerlukannya… Kata Ibnu Mas’ud ra, kalau begitu ambillah tanah itu untuk bekalan anak2 kamu… Sahabah ra ini telah menjawab, ini juga tidak perlu sebab ia telah mengajar anak2nya ( istiqamah)membaca surah al Waqi’ah…
Mengambil ubat ketika sakit adalah sunnah nabi saw, tetapi sebelum makan ubat hendaklah kita memberi sadaqah, kerana sadaqah itu menjauhkan kita daripada bala musibah… hari ini org2 mengambil insuran untuk melindungi masa depannya… Nabi saw ada bersabda mafhumnya, barangsiapa yg yakin selain daripada Allah, Allah akan menyerahkannya kepada apa yg diyakininya… Asbab yg ada kita gunakan kerana ini adalah perintah Allah tetapi janganlah kita gunakannya dengan yakin (bahawa ia boleh memberi mudharat atau manfaat)… dengan amal akan datang bantuan Allah Taala… Org Islam hari ini berniaga tetapi hutangnya lebih banyak daripada barang2 dalam kedainya…
Qudrat Allah hanya ada pada zat Allah yg Maha Besar… Maulana yusuf rah.a berkata, apabila kita tidak yakin dengan amal, kita akan bertindak dengan perkara yg haram… Oleh itu, dalam asbabnya tidak ada barakah kerana asas asbabnya adalah daripada sumber yg haram… dan doa org yg seperti ini tidak akan diterima Allah… (Berlakunya perkara) haram dalam asbab kerana kita yakin dengan asbab, kita tidak yakin dengan amal… Allah mengadakan asbab untuk menguji iman manusia… Sesungguhnya Allah Maha Berkuasa untuk menunaikan keperluan manusia tanpa asbab kerana Allah Taala Maha Berkuasa atas segala2nya.
Org2 yg beriman akan diuji oleh Allah Taala sebagaimana org2 yg terdahulu kerana Allah hendak mendengar(melihat) siapa yg benar siapa yg dusta… Allah perintahkan manusia gunakan asbab (adalah) untuk ujian (atas iman)… Untuk mendapat (manfaat) daripada qudrat Allah, hanyalah melalui perantaraan amal, bukan asbab… Untuk org2 yg beriman, perintah2 Allah adalah amal untuk mendapat manfaat daripada zat Allah… Kita jangan berpuas hati dengan asbab kerana segala asbab Allah jadikan untuk kepuasan org2 kafir… Kita akan berjaya dalam pertentangan dengan org2 kafir dengan adanya perantaraan amal… Qudrat Allah akan bersama2 amal… Allah telah tenangkan nabis aw, janganlah kamu susah hati dengan apa yg diperolehi oleh org2 kafir… Janganlah bimbang walaupun mereka berkumpul beramai2, dan janganlah kamu takut kerana sebenarnya hati2 mereka itu berpecah…
Dalam membuat amal, kita perlu ada sifat sabar kerana Allah telah memerintahkan kita untuk bersabar, solah dan doa… Keburukan amal tidak boleh diselesaikan dengan ibadah semata2… Apakah itu sabar? Iaitu menunaikan perintah2 Allah bertentangan dengan keadaan dan kehendak nafsu kita… Amal puasa itu sebenarnya melakukan perkara yg bertentangan dengan nafsu… Ganjaran untuk sabar adalah syurga… Allah beri kita keinginan untuk tidur dan dalam tidur Allah letakkan perintah (atau amal) bangun malam (tahajjud)… Nabi Musa as telah tanya Allah Taala, adakah Ia tidak tidur? Allah telah perintahkan Musa as pegang dua biji gelas, ternyata ia tertidur dan gelasnya jatuh pecah… Allah berfirman kepada Musa as, jika Allah Taala tidur nescaya apa yg ada seisi dunia ini akan hancur.
Aishah raha mencari waktu panas yg terik untuk berpuasa dan ia bermimpi dapat minum air daripada telaga kautsar… Setelah itu ia tidak lagi merasa dahaga sampai bila2… Hari ini, org2 Islam dianiaya dan kita perlu sabar iaitu sabar dengan taqwa… Bersabar tanpa taqwa itulah dinamakan pengecut… Org2 musyrikin yg tidak yakin dengan Allah Taala, berkata org2 Islam akan sentiasa memenangi semua peperangan kerana yakin dalam amal soleh iaitu perintah2 Allah yg mana menyukakan Allah…
Doa tidak akan diterima jika tiada taqwa… Aus bin Malik ra telah ditangkap oleh musyrikin Quraish dan telah diikat dengan kulit yg susah hendak lepas… Nabi saw beritahu kepadanya, bacalah ‘lahawlawala quwwata illa billahi ‘ dan (setelah membacanya) tali2 yg mengikatnya telah terputus… Di luar kurungan ada seekor unta, ia telah menunggangnya, dan di hadapannya ada berpuluh2 ekor unta milik musuh… Ia menunjuk tangannya kepada unta2 itu dan unta2 itu mengikutnya sampai ke rumah… Dalam hadith nabi saw(mafhumnya), barangsiapa yg banyak membaca lahawlawala quwwata illa billahi, Allah Taala akan menutup 99 musibah dan yg paling kecil ialah kebimbangan…
Ramai org yg bersolah tetapi imannya tidak betul kerana ia tidak yakin dengan amal solah boleh selesaikan masalah2 sebaliknya ia lebih yakin dengan perkara yg tidak ada janji2 Allah Taala… Mereka berjumpa ahli2 nujum(atau sihir) untuk selesaikan masalah2… Syaitan laknatullah pun mengajar Muaz ra, jika seseorang membaca ayatul Kursi tiga kali, syaitan tidak akan masuk ke rumahnya… Muaz ra telah tanya nabi saw mengenai org yg mengajarkannya fadhilah ayatul kursi itu… Nabi saw bersabda (mafhumnya) itulah syaitan kerana syaitan juga yakin dengan perintah2 Allah tetapi tidak mahu amal perintah2 Allah…
Ada org jumpa saya untuk minta tangkal, saya telah tanya balik adakah kamu tidak solah… Abdullah bin Mas’ud ra telah sakit mata dan ada seorang wanita yahudi memakai tangkal dan sakit matanya hilang.. Kata beliau, jangan masukkan amalan syirik dalam diri saya… Org yg sakit mata, syaitan telah letakkan tangannya pada org itu dan Abdullah Mas’ud telah ajar doa yg ditunjukkan oleh nabi saw…
Kejayaan kita adalah dengan menunaikan perintah2 Allah dalam setiap keadaan (dan masa)… Allah Taala mewujudkan hajat supaya kita menunaikan perintah Allah dalam semua keadaan… Allah perintahkan kita mengamalkan keseluruhan agamanya dengan yakin… Tanpa iman, seseorang itu tidak dapat mengamalkan agama dengan istiqamah… Ummat Islam hari ini mengamalkan agama mengikut suasana… Solah lima waktu berat baginya tetapi ia sanggup untuk tidak tidur sepanjang malam supaya hajatnya tertunai… (Maksud)agama bukan untuk barakah… Org akan keluar ke jalan Allah bila masalahnya selesai… Org seperti ini tidak akan istiqamah keluar di jalan Allah..
Maksud kita mengamalkan agama adalah untuk membina iman yakin yg betul pada zat dan kebesaran serta kekuasaan Allah dalam diri kita… Siapa yg hendakkan dunia, Allah Taala akan beri dunia pada mereka tetapi bagi mereka tidak ada apa2 bahagian pun dalam kehidupan akhirat nanti… Oleh itu kita perlu bergerak untuk hidupkan agama di kalangan ummat… Kita perlu usahakan setiap org Islam datang kepada kerja kenabian nabi… Dakwah adalah untuk islah diri sendiri… Apabila kita dakwah amal ma’ruf, maka Allah Taala akan memberi kekuatan untuk beramal ma’ruf… Ummat ini telah tinggalkan kerja amar ma’ruf nahi munkar kerana menganggap dakwah adalah untuk org lain… Syaitan telah wujudkan was2 dalam hati org2 Islam yg berdosa… Kamu sendiri tidak melakukan amal soleh, mengapa kamu dakwahkan org kepada kebajikan sedangkan kamu sendiri tidak beramal dengannya… (Org ini akan tertanya2) Adakah saya perlu dakwah sedangkan saya tidak beramal… Seseorang itu perlu mendakwahkan amal soleh walaupun ia belum beramal dengan sesuatu perkara…

(Dipetik daripada Bayan Subuh: Mesyuarat Malaysia oleh: Maulana Muhammad Saad Kandahlawi-Sept 2003)

Dikutip dari:
Pejuang Islam http://malaykarkun.blogspot.com/
-------------------------------------------------------

Senin, Juni 30, 2008

Ikut Jemaah 40 Hari di bandung selatan

Assalamu'alaikum wr wbr,
Bismillahirrohmanirrohim

Sudah seminggu aku persiapkan untuk bisa berangkat, Alhamdulillah Allah izinkan aku kembali korban. Rencana 3 hari nusob Allah kabulkan. Menengok kondisi jemaah cukup memprihatinkan, berguguran di hari ke 20... tinggal 7 dari 12 orang Subhanalloh ana menjadi yang ke 8 selama 3 hari, tarbiah makhluk sangat memprihatinkan, Islam hidup namun diiringi dengan musik-musik masyaAllah ampunilah kami ya Allah. Amir hampir hilang fikir, tarbiah makhluk/wanita-wanita & anak-anak begitu banyak, di suasana rumah-rumah yang sangat berdekatan, semua berucap tundukkan pandangan tundukkan pandangan, kebanyakan dari jemaah belum menikah... Subhanalloh Ya Allah Kirim Pertolonganmu, sepulang 40hr pertemukan mereka dengan jodoh-jodohnya, amin...

Ana di masjid pertama(versi ana bukan versi 40hr) belum tawadhu karena suasana ramai sekali di sekitar masjid, Amir risau fikir, anak-anak begitu banyak, pemuda sibuk dengan penganggurannya, yang tua sibuk di ladang dan sawah, sementara yang wanita sibuk berbincang di pelataran rumah, agak sedikit menegangkan rupanya 40 hari kali ini kata jemaah, terutama ditinggal sahabat-sahabat, karena tarbiah terbesar ada dalam jemaah sendiri dan inilah berpulang kembali untuk meluruskan niat, ana tak bisa ungkapkan apalagi berbuat, ana sendiri lagi lemah iman saat itu, sedang jemaah penuh tarbiah...Subhanalloh.

Alhamdulillah penduduk setempat mengikromkan tempat 1 & 2 untuk jemaah, dan memberikan ruangan di belakang mesjid untuk masak dan simpan perbekalan, juga masih nampak sleeping bag yang sahabat-sahabat tinggalkan pergi dari medan perang ana sedih melihat ini, namun amalan kami tingkatkan, walau tempatan rupanya selalu langsung pulang ketika takrir dan bayan, hanya 4 orang saja dari 4 shaft sholat magrib yang menghadiri takrir dan bayan. 2 hari ana bersama jemaah di mesjid tersebut, cuaca dingin.

Khususyi mesjid kembali dilakukan satu hari sebelumnya dan hari itu di waktu shubuh, Alhamdulillah setelah pamitan di waktu dhuha kami pindah mesjid yang masih agak dekat perjalanan sekitar 5 menit dengan motor. Walau kami sulit untuk ikrom dan sambut takazah ihtilat karena kelelahan atas suasana dan tarbiah hingga menjelang minggu terakhir, namun Subhannalloh di masjid kedua terasa sekali ikrom dan sambutan orang tempatan, jemaah bisa lebih fokus fikir, agak lenggang disini. Orang tempatan ikrom tempat 1&2 dan banyak lagi ikromnya, Allah Maha Pemberi Rizki. Mesjid cukup kecil ukurannya muat untuk kami dan 1 jemaah kembali untuk mengambil sleeping bed yang tertinggal, bukan maksud meninggalkan perjuangan tapi hati mungkin Allah belum luruskan.. Subhanalloh Allah turunkan nusroh-Nya, jemaah kembali bersemangat, tinggal 3 mesjid ke depan bagi jemaah 40hr, aku ikut mencicipi tarbiah 40 hari semoga Allah mudahkan ana utk korban 40 hari 4 bulan.amin...

Ringkasan Bayan:

Subhanalloh..
Nabi terakhir saw telah wafat dan Allah ta 'ala takkan turunkan lagi Nabi, ciri-ciri ummat akhir zaman ialah saling ingat mengingatkan perkara agama, akhirat, alam kubur, padang mahsyar dan seterusnya. Maka kita akan digolongkan menjadi umat akhir zaman bila ada fikir kita untuk saling mengingatkan perkara hak. Karena perkara inilah umat akhir zaman dimuliakan, dan perkara inilah warisan terbesar Nabi kita Muhammad saw, tetapi bila tidak dilakukan mengenai perkara ingat-mengingatkan ini maka pasti-dan pasti istri kita, anak kita, tetangga kita (40 rumah ke kanan kiri depan belakang rumah kita) akan menuntut haknya di akhirat nanti.

Karena itu mari kita korbankan diri kita harta kita waktu kita di jalan Allah SWT, padahal diri kita ini, waktu kita, harta kita ini adalah titipan Allah.
Seseorang saja bila meminjamkan sesuatu barang, suatu saat pasti akan mengambil kembali barang yang telah dipinjamkan, alangkah bodohnya bila orang yang sudah dipinjami sesuatu barang ketika ditagih barang tersebut tidak mau mengembalikannya bahkan menolak untuk mengembalikannya, maka Allah SWT mau tidak mau pasti dan pasti akan mengambil kembali nyawa kita, nyawa kita adalah dari Allah SWT. Karena itu mari kita berkorban khuruj fi sabilillah 3 hari 40 hari 4 bulan Insya Allah....

Bayan-bayan selanjutnya terfokus kepada sholat 5 waktu, walaupun sederhana apa-apa yang pebayan sampaikan namun atas rahmat Allah SWT mustami menangis Subhanallah...

Demikian, yang benar semata-mata hanya dari Allah yang salah hanya karena kebodohan saya, ucap pebayan,
Subhanallah wabihamdihi, subhanakallahumma wabihamdika ashaduanla ila ha ila anta astagfiruka wa atubu ilaik..

di mesjid kedua Ana kembali pulang, berpisah dengan jemaah.sekian.

wasalam

Selasa, Juni 24, 2008

Ikan Salmon

Assalamu'alaikum wr wbr,

Sebuah penelitian telah dilakukan selama bertahun bahkan puluhan tahun mengenai ikan Salmon.

Ikan salmon hidup diantara bagian hulu sungai dan hingga hilir sungai, ikan Salmon terlahir di hulu sungai kemudian tumbuh besar dan ribuan mil turun menyusuri sungai hingga tiba di hilir dimana air tawar bercampur dengan air asin di pinggiran laut. Proses ini bertahun-tahun, hingga akhirnya dewasa, Ikan Salmon tersebut menyadari dirinya harus melakukan perkawinan sebelum akhirnya mati, kemudian bergegas dia mengumpulkan makanan sebanyak mungkin seperti plankton-plankton di pinggir laut dan kembalilah ia melawan arus menerjang derasnya aliran sungai untuk kembali ke tempat dia dilahirkan di hulu sungai, di perjalanan ikan salmon tersebut tidak menemukan makanan, maka dia berjuang habis-habisan untuk mendapat makanan, hingga pada akhirnya tidak menemukan makanan maka kulitnya sendiri dia makan, meliuk-liukkan tubuhnya untuk memakan kulitnya sendiri, beberapa saling memakan diantara ikan salmon yang bergerombol, hal ini terus berlanjut sampai tubuh ikan salmon tersebut memerah karena kulitnya habis tinggal tersisa kulit terdalam yang melapisi daging.

Ikan salmon terus melawan arus demi kembali ke tempat kelahirannya untuk melakukan perkawinan, bertelur dan pada akhirnya mati. Di tengah perjalanan walaupun dihadang hewan-hewan pemangsa seperti beruang dan lainnya pada akhirnya ada yang lolos juga bahkan ada yang hilang sebagian dari tubuhnya namun terus melanjutkan perjalannya menuju tempat kelahirannya untuk bertelur, proses bertelur hanya dapat dilakukan di hulu sungai karena di dekat pantai, telur-telur akan mati. Proses bertahun-tahun ini seekor ikan salmon melintas ribuan mil, mulai dari lahir ke sisi laut kemudian kembali ke tempat kelahirannya ini bukan main Maha Besar Allah.

Tibalah ikan salmon di tempat kelahirannya, diantaranya ada yang kawin kemudian bertelur kemudian mati.

Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Ikan Salmon telah memberitahukan kepada kita bahwa kita ini dari Allah dan akan kembali kepada Allah.

Sungguh Maha Besar Allah Sang Pemberi Petunjuk
Subhanallah...

wasalam